*Leadership Training Sesi - Pak Indra Utoyo*

Pak IU mengajak kita utk menggali lebih dalam lagi jargon-jargon ke-digital-an yg selama ini banyak digembar-gemborkan. Menarik sekali bagaimana jargon-jargon itu sebenarnya menyimpan trap yang harus disadari dan dihindari. Mengajarkan saya jangan mengadaptasi strategi secara setengah-setengah. Selalu gali lebih dalam dulu ke first principle/WHY nya, kenapa harus memilih dan melakukan itu.

Insight spesifik #1: bangun core capability sampai excellent dulu, baru dorong growth. Lebih gampang mendorong growth sebuah organisasi yang sudah excellent, daripada membetulkan proses di sebuah organisasi yg growth nya terlanjur dipaksakan.

Insight #2: Translate strategic to everyday things. Excellency itu harus dibuat dan dipastikan end-to-end sampai ke customer. Kalau salah satu mata rantai tidak excel, maka keseluruhan excellency akan hancur.

Insight #3: hindari jebakan menjadi excellent di banyak hal tapi master of none. Sekali lagi, pastikan end-to-end capability di hal-hal yang paling berarti. Jangan jadi produk bebek: jalan ngga cepet, berenang ngga cepet, terbang ngga tinggi.

Insight #4: Kalau ada 1 hal saja yg dicari pak IU dari orang, itu adalah Growth Mindset. Having desire to learn adalah aset terbesar. Tolerate some degree of failures untuk menjaga growth mindset anggota tim.

Insight #5: Empathy. Berikan control pada customer -> ini masih kontra intuitif buat saya, tp dipikir2 benar juga. Bagaimana customer cinta product kita kalau tidak merasa punya kontrol dan pilihan dlm menggunakannya.

Insight #6: Right from the start. Framing problem dengan benar adalah sangat krusial. Jangan ragu untuk selalu re-evaluate problem assumption kita utk memastikan kita right from the start.